SendEarnings

Minggu, 30 November 2008

Hadapi Krisis Global, AIA Adakan Pertemuan Para Banker

JAKARTA,MINGGU - Gelombang pertama krisis keuangan global yang diawali oleh ambruknya lembaga-lembaga keuangan di Amerika Serikat telah memberikan dampak buruk bagi perekonomian Indonesia. Selanjutnya, anjloknya harga saham dan ditariknya modal asing dari pasar saham Indonesia, menyebabkan menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga keuangan di Indonesia. Kini, gelombang ketiga berpotensi membawa dampak negatif bagi industri-industri atau bisnis disertai pengurangan tenaga kerja.

Mencermati datangnya krisis gelombang ketiga tersebut, PT Asuransi AIA Indonesia (AIA Indonesia) menggelar acara Bankers Gathering bertema Surfing through the Third Wave of Crisis di Jakarta pada 26 November 2008 lalu.

"Tujuan dari Bankers Gathering adalah untuk memfasilitasi para pelaku industri perbankan dan asuransi agar dapat saling bertukar pikiran dengan para narasumber yang kompeten di bidangnya," kata Wakil Presiden Direktur AIA Indonesia Chris Bendl, melalui siaran pers yang diterima kompas.com di Jakarta, pertengahan pekan ini.

Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut, Prof. Dr. Dorodjatun Kuntjoro-Jakti (Akademisi dan Ekonom Senior), Anton Gunawan (Kepala Ekonom Bank Danamon) dan Michael Tjoajadi (Direktur PT Schroders Indonesia).

Ketiga narasumber tersebut, menyampaikan prediksi dan peluang ekonomi Indonesia tahun 2009, serta dampaknya bagi industri keuangan khususnya perbankan dan asuransi. Harapannya, para pelaku industri keuangan khususnya asuransi dan perbankan akan siap berselancar mengarungi gelombang ketiga krisis di tahun 2009.

Melalui acara ini juga, lanjut Bendl, AIA Indonesia dan mitra-mitra bisnis nantinya dapat bahu-membahu mempersiapkan diri dalam menyambut gelombang krisis kepercayaan masyarakat terhadap industri keuangan. Selain itu, merencanakan langkah-langkah untuk mengantisipasinya.

Tidak ada komentar: